RSS

03 April 2012

03 Apr

Aku terpaku oleh dinginnya malam ini..

Sejenak aku berniat untuk menenangkan hati ini..

Namun, sesaat kemudian air mata ini menetes di pelipisku..

Aku masih ditempatku. Menatap langit – langit kamar yang putih bersih..

Sudah kesekian kalinya, aku seperti ini..

Perlahan aku beranjak dari tidurku dan duduk ditepi ranjang..

Kuusap wajahku pelan. Aku tertunduk, memejamkan mata sesaat..

Tanganku mulai bergetar. Tiba-tiba airmata itu kembali menetes dari mataku..

Entah apa arti semua keadaan ini (?)

Aku tahu, aku hanya lah manusia biasa. Tapi setidaknya, ada sesuatu yang masih hidup didalam hatiku..

..

Satu tanda yang pernah kutemui..

Satu nama yang sering menemani dan satu rasa yang selalu menghiasi..

Mengisi sepenuh ruang hati..

Menggenggam erat mimpi dan meninggalkan jauh hari – hari sepi..

Mengingat semua peristiwa yang tertanam jauh di sanubari sehingga menjadikan kehangatan dalam kisah ini..

Aku selalu yakin “Gelap itu nggak ada, yang ada kekurangan cahaya” .

Kalimat itu yang membuat ku sadar untuk mulai berlari menuntun dan menunjuk arah datangnya cinta untuk kembali bertemu di satu ruang hati..

..

Pandangan pertama seperti benih yang ditaburkan cinta ke dalam tanah..

Sebuah hati dan ciuman pertama seperti bunga pertama pada cabang kehidupan..

Maka takdir pertemuan adalah buah pertama dari bunga pertama yang berasal dari benih..

..

Tak ada ujung dari perjalanan mata dan  hati..

Selama perasaan ini masih terjaga, aku percaya penantianku tak kan kalah oleh keraguan akan kesempatan yang akan datang kepadaku suatu saat nanti..

Aku masih disini meniti kepastian bersama rindu yang tersemat di titik hati ini..

..

Ya Allah aku tidak meragukanMu..

Tuntunlah takdir kisah ini pada gemilang dua jiwa, dan semilah benih cinta yang tersiram bahagia..

Ya Allah ijinkan aku untuk dapat bersamanya.. :’)

..

Ku sadari dua jiwa satu hati disatukan oleh ketentuan Tuhan..

Sabar. Hanya itu salah satu kunci uji takdir kesetiaan untuk berbagi dan saling melengkapi..

..

Senja taburkan seribu warna saat sinar bulan menghampiri sang malam..

Kini malam semakin gelap sunyi tanpa kilau bintang..

Bulan pun naik perlahan tersipu..

Merenungi berbagai kenangan berganti..

Masa yang telah lalu menggapai hasrat untuk kembali..

Satu sudut jiwa siratkan kerinduan..

Setiap waktu yang tercipta dengan gelak tawa ceria kadang diterpa lembutnya duka..

Satu tamparan yang tidak bertepi terlerai musnah, menyentuh sesal..

Semua imaji terlintas dan tereguk nikmat hangatnya asmara..

Tiang kasih sandaran yang kelelahan berjalan berkelana di antara separuh dirinya yang hilang, hanya karena sulitnya menjangkau nurani..

Kini aku hanya dapat perlahan melukiskan lagi bayangan di dalam benaknya akan kisah indah yang telah kita lalui bersama..

..

Hai, seseorang yang sangat berarti untukku..

Malam ini ku titipkan salam walau hanya satu simpul senyum kerinduan dariku..

“Selamat malam sayang, semoga hari – harimu selalu indah . Aku kangen sama kamu, tapi aku bisa apa ? Disini aku hanya bisa menanti kembalinya senyum manis yang akan kau berikan kepadaku” :’)

#16112010

 
 

Tag: ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: